Skip ke Konten

Batch Picking vs Wave Picking vs Cluster Picking di Odoo

Kapan pesanan sebaiknya diproses sekaligus, bagaimana mengurangi perjalanan operator gudang, dan apa yang perlu diperhatikan saat implementasi.

Ketika order mulai menumpuk, memproses satu pesanan per perjalanan menjadi mahal: operator bolak-balik di lorong yang sama. Odoo menyediakan tiga strategi untuk memproses banyak pesanan sekaligus — Batch, Wave, dan Cluster Picking. Ketiganya bukan hal yang sama, dan masing-masing cocok untuk situasi berbeda.


1. Apa Itu Batch, Wave, dan Cluster Picking?

Batch Picking — beberapa order dikumpulkan menjadi satu batch. Satu operator mengambil seluruh item untuk semua order dalam satu kali perjalanan, lalu men-sortir hasilnya per order di area sortir/packing.

Wave Picking — order dikelompokkan menjadi gelombang (wave) berdasarkan kriteria tertentu: zona/lorong gudang, jadwal/kurir, atau slot waktu. Setiap zona/gelombang punya operatornya sendiri yang bekerja paralel, lalu hasilnya dikonsolidasikan per order di area packing. Cocok untuk gudang besar.

Cluster Picking — satu operator mengambil untuk beberapa order sekaligus dalam satu perjalanan, tetapi order langsung dipisah (disortir) saat picking ke dalam bin/tote di troli (cluster). Tidak perlu area sortir terpisah setelahnya, sehingga waktu packing ikut berkurang. Ideal untuk produk kecil bervolume banyak.


2. Perbedaan Utama

AspekBatch PickingWave PickingCluster Picking
FokusMengurangi perjalananMengatur aliran & jadwalMengurangi perjalanan + packing
Cara kerja1 operator, banyak order, 1 perjalanan, sortir setelahnyaBanyak operator per zona/gelombang, konsolidasi1 operator, banyak order, dipisah saat picking ke bin/tote
PemicuOrder banyak, item sedikitVolume tinggi, deadline/kurir/zonaProduk kecil, banyak order, SKU berulang
SortirSetelah pickingKonsolidasi antar zonaSaat picking (real-time ke bin)
SkalaKecil–menengahMenengah–besar, multi-zonaKecil–menengah, produk kecil

3. Kapan Memakai Batch Picking

  • Jumlah order banyak, tetapi item per order sedikit (mis. 1–5 baris).
  • Gudang satu area / tidak terzonasi ketat.
  • Operator terbatas — ingin memaksimalkan produktivitas per orang.
  • Banyak order memakai SKU yang sama (bisa diambil sekaligus).
  • Tujuan utama: memangkas jarak tempuh dan waktu per order.

4. Kapan Memakai Wave Picking

  • Volume tinggi dengan banyak operator yang harus bekerja serentak.
  • Gudang besar / multi-zona (masing-masing zona punya tim sendiri).
  • Ada jadwal pengiriman tetap — order harus siap per gelombang (mis. pickup kurir jam 10 dan jam 15).
  • Ingin mengelompokkan per kurir/ekspedisi atau per rute.
  • Butuh load balancing antar tim dan area.

5. Kapan Memakai Cluster Picking

  • Banyak order dengan produk kecil (suku cadang, kosmetik, aksesori, dsb.).
  • Ingin operator memisah pesanan sekaligus saat picking — tanpa area sortir terpisah.
  • Troli berisi beberapa bin/tote, tiap bin untuk satu order.
  • Ingin menekan waktu packing setelah picking, bukan hanya jarak tempuh.
  • Volume sedang namun rapi dan berulang — ideal dipadukan dengan barcode.

6. Bagaimana di Odoo

Odoo menyediakan ketiganya secara bawaan lewat modul Warehouse Management: Batch Transfer. Aktifkan Inventory → Configuration → Settings → Batch, Wave & Cluster Transfers, lalu:

  • Batch Transfer (Inventory → Operations → Batch Transfers) — pilih beberapa transfer/picking lalu Add to Batch. Banyak order, satu perjalanan, lalu dikonsolidasikan di area packing.
  • Wave Picking — dari daftar transfer atau baris produk (move lines), pilih Add to Wave. Odoo membuat/menambahkan order ke sebuah wave (record batch dengan penanda is_wave), dijalankan per lorong/area lalu digabung di area packing.
  • Cluster Picking — dijalankan lewat aplikasi Barcode: operator memproses beberapa order sekaligus dan memisahkan tiap order saat memindai ke bin/tote di troli. Pesanan sudah tersusun saat picking selesai.

Picking cart di gudang

7. Mengurangi Perjalanan Operator

Tujuan utama ketiga strategi ini adalah menekan travel time. Cara yang bisa diterapkan:

  • Gabungkan picking dari order yang berdekatan waktunya.
  • Urutkan picking berdasarkan lokasi (mengikuti rute lorong), bukan urutan order — hindari bolak-balik.
  • Zonasi & slotting yang baik: produk cepat laku didekatkan ke area packing.
  • Barcode untuk mempercepat konfirmasi lokasi/produk tanpa mengetik.
  • Kapasitas batch/cluster yang wajar — terlalu besar justru membingungkan.

8. Yang Perlu Diperhatikan Saat Implementasi

  • Data lokasi & routing — pastikan lokasi (rak/bin) rapi dan punya urutan yang jelas; ini fondasi pengurutan rute.
  • Kriteria pengelompokan — tetapkan aturan: zona, jam cutoff, kurir, atau prioritas order.
  • Area sortir & packing — batch/wave butuh area sortir per order; cluster cukup bin/tote di troli.
  • Barcode & perangkat — scanner dan label lokasi/produk/paket sangat membantu kecepatan dan akurasi.
  • Kapasitas & beban — batasi jumlah order per batch/troli agar tidak ada salah pisah.
  • Konsolidasi — pada wave picking, pastikan mekanisme menyatukan hasil antar zona per order.
  • Training & SOP — operator harus paham cara sortir dan apa yang dilakukan bila ada kekurangan (backorder).

9. KPI yang Dipantau

  • Lines per hour — produktivitas picking per operator.
  • Travel distance / time — jarak & waktu tempuh per order.
  • Akurasi picking — % baris yang benar tanpa koreksi.
  • On-time per wave — berapa gelombang yang selesai tepat sebelum cutoff.
  • Backorder & error rate — indikator kualitas proses.

Penutup

Tidak ada strategi yang selalu menang. Batch picking unggul saat order banyak dan item sedikit; wave picking unggul saat volume tinggi, gudang berzona, dan ada jadwal pengiriman; cluster picking unggul untuk banyak order produk kecil yang ingin langsung dipisah saat picking. Mulailah dari data operasional Anda — pola order, layout gudang, dan jumlah operator — lalu pilih yang paling mengurangi perjalanan dan paling mudah diadopsi. Odoo sudah menyediakan Batch, Wave, dan Cluster Transfer secara bawaan; Anda tinggal memilih strategi dan aturan pengelompokannya.

Ingin merancang strategi picking yang tepat untuk gudang Anda? Diskusikan dengan Tim Sinergi Data Totalindo (SDT).


Catatan: tampilan dan fitur dapat menyesuaikan versi Odoo serta kebutuhan implementasi. Ditulis oleh Sinergi Data Totalindo, PT.

Sinergi Data Totalindo 19 Oktober 2026
Share post ini
Arsip
Upgrade Odoo ERP: Alasan, Persiapan, Tahapan, dan Risiko yang Perlu Diperhatikan
Upgrade bukan sekadar naik versi — ini proyek terencana: assessment, test upgrade, UAT, cutover, sampai rollback.
Chat WhatsApp